Minggu, 19 April 2026 / 1 Zulkaidah 1447 H
Mansur Hasyimi Khorasani

 Ucapan baru: Sebuah ucapan yang sangat penting dan mencerahkan dari Yang Mulia beliau tentang syarat bagi kemunculan al-Mahdi. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pertanyaan baru: Bagaimana pandangan Islam terhadap taqlid (mengikuti secara buta)? Klik di sini untuk membaca jawaban. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Ucapan
 

1 . أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ الْجُوزَجَانِيُّ، قَالَ: سَأَلْتُ الْمَنْصُورَ عَنِ الْمَهْدِيِّ، فَقَالَ: إِنَّمَا يُقَالُ لَهُ الْمَهْدِيُّ لِأَنَّ اللَّهَ يَهْدِيهِ لِلْحَقِّ فِي كُلِّ شَيْءٍ، وَيَهْدِيهِ إِلَى أَمْرٍ خَفِيٍّ.

Terjemahan ucapan:

Isa bin Abd al-Hamid al-Jowzjani mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku bertanya kepada Mansur tentang al-Mahdi, maka beliau berkata: “Beliau disebut al-Mahdi[1] karena Allah membimbingnya kepada kebenaran dalam segala hal dan membimbingnya kepada suatu perkara yang tersembunyi.”

2 . أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخَتْلَانِيُّ، قَالَ: قُلْتُ لِلْمَنْصُورِ: لِمَاذَا سُمِّيَ الْمَهْدِيُّ مَهْدِيًّا؟ قَالَ: لِأَنَّ اللَّهَ يَهْدِيهِ إِلَى شَيْءٍ لَمْ يَهْدِ إِلَيْهِ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ، وَإِنْ يَكُنِ الْحَقُّ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ، فَيَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ، يَهْدِيهِ اللَّهُ إِلَيْهِ، إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ.

Terjemahan ucapan:

Yunus bin Abdullah al-Khatlani mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku berkata kepada Mansur: “Mengapa al-Mahdi dinamakan al-Mahdi?” Beliau berkata: “Karena Allah membimbingnya kepada sesuatu yang Dia tidak membimbing kepada siapa pun dari seluruh manusia di dunia, dan sekalipun kebenaran itu seberat biji sawi, lalu ia berada di dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, Allah akan membimbingnya kepadanya, sesungguhnya Allah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.”

3 . أَخْبَرَنَا وَلِيدُ بْنُ مَحْمُودٍ السِّجِسْتَانِيُّ، قَالَ: سَمِعْتُ الْمَنْصُورَ يَقُولُ: لَمْ يَجْعَلِ اللَّهُ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَهْدِيًّا، أَلَمْ تَرَ أَنَّهُ قَالَ: ﴿أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ[2]، وَقَالَ: ﴿كُلًّا هَدَيْنَا ۚ وَنُوحًا هَدَيْنَا مِنْ قَبْلُ[3]؟ وَإِنَّمَا يُقَالُ لِصَاحِبِ هَذَا الْأَمْرِ الْمَهْدِيُّ لِأَنَّهُ يُهْدَى إِلَى مَا لَمْ يُهْدَ إِلَيْهِ أَحَدٌ قَبْلَهُ، قُلْتُ: وَمَا هُوَ؟ قَالَ: إِنَّهُ يَمْلَأُ الْأَرْضَ عَدْلًا، كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا.

Terjemahan ucapan:

Walid bin Mahmud as-Sajistani mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Mansur berkata: “Allah tidak menjadikan seorang Khalifah di bumi kecuali seorang yang mendapat petunjuk (mahdi); tidakkah engkau mendengar firman-Nya: ‘Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah’, dan berfirman: ‘Semuanya Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh Kami telah memberi petunjuk sebelumnya’? Dan sesungguhnya pemilik urusan ini disebut al-Mahdi karena beliau dibimbing kepada sesuatu yang tidak dibimbingkan kepada seorang pun sebelum dirinya.” Aku berkata: “Apakah itu?” Beliau berkata: “Beliau akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya ia dipenuhi dengan kezaliman.”

4 . أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْهَرَوِيُّ، قَالَ: ذُكِرَ عِنْدَ الْمَنْصُورِ الْمَهْدِيُّ، فَقُلْتُ: لِمَاذَا يُقَالُ لَهُ الْمَهْدِيُّ؟ قَالَ: لِأَنَّ اللَّهَ يَهْدِيهِ إِلَى مَا يُحِبُّ وَيَرْضَى، ثُمَّ قَرَأَ قَوْلَهُ تَعَالَى: ﴿قُلْ إِنَّ الْهُدَى هُدَى اللَّهِ[4]، قُلْتُ: أَلَيْسَ اللَّهُ يَهْدِي كُلَّ مُؤْمِنٍ؟! قَالَ: بَلَى، وَلَكِنَّهُ يُبَاشِرُ هِدَايَةَ الْمَهْدِيِّ وَيُتِمُّهَا، ثُمَّ قَالَ: إِنَّ الْمَهْدِيَّ إِذَا خَرَجَ قَالَ لِأَصْحَابِهِ: ﴿إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ[5].

Terjemahan ucapan:

Muhammad bin Abdurahman al-Harawi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Al-Mahdi disebut di hadapan Mansur, maka aku berkata: “Mengapa beliau disebut al-Mahdi?” Beliau berkata: “Karena Allah membimbingnya kepada apa yang Dia cintai dan ridai.” Kemudian beliau membaca ayat: “Katakanlah: Petunjuk itu adalah petunjuk Allah.” Aku berkata: “Bukankah Allah membimbing setiap orang yang beriman?!” Beliau berkata: “Ya, tetapi Dia secara langsung membimbing al-Mahdi dan menyempurnakan petunjuknya.” Kemudian beliau berkata: “Ketika al-Mahdi keluar, beliau berkata kepada para sahabatnya: ‘Sesungguhnya, Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.’

5 . أَخْبَرَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ عَبْدِ الْقَيُّومِ الْبَلْخِيُّ، قَالَ: قُلْتُ لِلْمَنْصُورِ: لِمَاذَا يُقَالُ لِلْمَهْدِيِّ مَهْدِيٌّ؟ قَالَ: لِأَنَّهُ يَظْهَرُ فِي الْمُسْلِمِينَ وَهُمْ ضَالُّونَ.

Terjemahan ucapan:

Abd al-Salam bin Abd al-Qayyum al-Balkhi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku berkata kepada Mansur: “Mengapa al-Mahdi disebut al-Mahdi?” Beliau berkata: “Karena beliau muncul di tengah umat Muslim ketika mereka berada dalam keadaan sesat.”

↑[1] . [yang mendapat petunjuk]
↑[2] . Al-An‘am/ 90
↑[3] . Al-An‘am/ 84
↑[4] . Ali ‘Imran/ 73
↑[5] . Asy-Syu‘ara’/ 62
Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan; memberi tahu orang lain tentang pengetahuan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini:
Jika Anda fasih dalam bahasa lain, terjemahkan konten ini ke bahasa tersebut dan kirimkan terjemahan Anda kepada kami untuk diterbitkan di situs web. [Formulir Terjemahan]