Minggu, 19 April 2026 / 1 Zulkaidah 1447 H
Mansur Hasyimi Khorasani

 Ucapan baru: Sebuah ucapan yang sangat penting dan mencerahkan dari Yang Mulia beliau tentang syarat bagi kemunculan al-Mahdi. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pertanyaan baru: Bagaimana pandangan Islam terhadap taqlid (mengikuti secara buta)? Klik di sini untuk membaca jawaban. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Ucapan
 

1 . أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْهَرَوِيُّ، قَالَ: سَأَلْتُ الْمَنْصُورَ عَنِ الْقَبْضِ فِي الصَّلَاةِ، فَكَرِهَهُ وَقَالَ: أَقُولُ فِيهِ بِقَوْلِ فُقَهَاءِ الْمَدِينَةِ، قُلْتُ: تُرِيدُ مَالِكًا؟ قَالَ: مَالِكًا وَخَيْرًا مِنْ مَالِكٍ.

Terjemahan ucapan:

Muhammad bin Abdurahman al-Harawi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku bertanya kepada Mansur tentang meletakkan tangan di atas tangan yang lain (bersedekap) dalam salat. Maka beliau menganggapnya makruh dan berkata: “Aku berpendapat dalam hal ini berdasarkan pendapat para fuqaha Madinah.” Aku berkata: “Maksudmu Malik?” Beliau berkata: “Malik dan yang lebih baik daripada Malik.”

Penjelasan ucapan:

Yang beliau maksud dengan Malik adalah Malik bin Anas al-Asbahi al-Yamani (w. 179 H), yang merupakan salah satu fuqaha Madinah. Dia berpendapat bahwa meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam salat adalah makruh. Sedangkan yang dimaksud dengan yang lebih baik daripada Malik adalah Abu Ja’far al-Baqir (w. 114 H) dan Ja’far as-Sadiq (w. 148 H) yang merupakan para Imam Ahlul Bait, yang juga merupakan fuqaha Madinah dan berpendapat bahwa kedua tangan harus dibiarkan terulur dalam salat.

2 . أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ الْجُوزَجَانِيُّ، قَالَ: سَأَلْتُهُ عَنِ التَّكْفِيرِ فِي الصَّلَاةِ، فَقَالَ: إِنِّي وَاللَّهِ لَأَكْرَهُ أَنْ أَتَشَبَّهَ بِآلِ فِرْعَوْنَ، أَلَا تَنْظُرُونَ إِلَى تَمَاثِيلِهِمْ كَيْفَ يُكَفِّرُونَ؟! قُلْتُ: إِنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّهُ سُنَّةٌ! قَالَ: سُنَّةٌ لِآلِ فِرْعَوْنَ! ثُمَّ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ يُرْسِلُ يَدَيْهِ فِي الصَّلَاةِ، وَكَانَ لَا يَتَصَنَّعُ كَمَا تَتَصَنَّعُونَ.

Terjemahan ucapan:

Isa bin Abd al-Hamid al-Jowzajani mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku bertanya kepada beliau tentang meletakkan tangan di atas tangan yang lain dalam salat. Maka beliau berkata: “Sesungguhnya, demi Allah, aku membenci menyerupai keluarga Fir’aun! Tidakkah kalian melihat patung-patung mereka, bagaimana mereka meletakkan tangan di atas tangan yang lain?!” Aku berkata: “Mereka mengatakan bahwa itu adalah sunah!” Beliau berkata: “Sunah bagi keluarga Fir’aun!” Kemudian beliau berkata: “Rasulullah (Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wasallam) membiarkan kedua tangannya terulur dalam salat, dan beliau tidak bersikap dibuat-buat sebagaimana kalian bersikap!”

Penjelasan ucapan:

Yang dimaksud dengan bersikap dibuat-buat adalah berpura-pura menampilkan perilaku yang tampak baik dan sopan. Keluarga Fir’aun meletakkan tangan di atas tangan yang lain terbukti dari patung-patung mereka yang dapat dilihat pada gambar-gambar berikut:

Untuk informasi lebih lanjut terkait hal ini, rujuk Tanya Jawab 61 dalam situs bahasa Arab.

Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan; memberi tahu orang lain tentang pengetahuan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini:
Jika Anda fasih dalam bahasa lain, terjemahkan konten ini ke bahasa tersebut dan kirimkan terjemahan Anda kepada kami untuk diterbitkan di situs web. [Formulir Terjemahan]