Minggu, 19 April 2026 / 1 Zulkaidah 1447 H
Mansur Hasyimi Khorasani

 Ucapan baru: Sebuah ucapan yang sangat penting dan mencerahkan dari Yang Mulia beliau tentang syarat bagi kemunculan al-Mahdi. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pertanyaan baru: Bagaimana pandangan Islam terhadap taqlid (mengikuti secara buta)? Klik di sini untuk membaca jawaban. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Ucapan
 

Terjemahan ucapan:

Seorang sahabat kami mengabarkan kepada kami, dia berkata: Suatu hari di hadapan Mansur Hasyimi Khorasani disebutkan ISIS, Taliban, Hizbut Tahrir, para pengikut wilayat al-faqih, serta negara-negara dan kelompok-kelompok Islam lainnya, maka beliau mengucapkan sesuatu yang maknanya sebagai berikut:

Setiap dari mereka mengangkat slogan keislaman dan menganggap dirinya sedang menegakkan Islam, “dan Allah pasti akan menampakkan siapa orang-orang yang berkata benar dan pasti akan menampakkan siapa orang-orang yang berdusta.”[1] Ketahuilah bahwa seruanku menuju al-Mahdi adalah ujian bagi mereka; karena jika mereka tidak menerimanya, mereka menampakkan kemunafikan mereka dan memberitahukan bahwa mereka sebenarnya bukanlah Muslim dan mereka tidak mencari tegaknya Islam, melainkan mereka hanya mengejar kekuasaan dan tidak memiliki mimpi selain kerajaan; seperti para tiran sebelum mereka yang menjadikan jiwa, harta, dan kehormatan umat Muslim sebagai sarana kesenangan mereka di bumi hingga akhirnya kematian menimpa mereka seperti seekor elang yang menerkam anak kambing, lalu mencabut mereka dari muka bumi dan melemparkan mereka ke dalam jurang Neraka. Namun, jika mereka menerima seruanku menuju al-Mahdi dan bersatu denganku untuk mengantarkan beliau menuju pemerintahan, maka jalan bagi pemerintahan beliau akan terbuka dan tujuan mereka akan tercapai dengan cara terbaik; tentu saja jika tujuan mereka adalah menegakkan Islam di bumi; karena jika tujuan mereka adalah sesuatu yang lain, maka laknat Allah dan hamba-hamba-Nya akan mengikuti mereka dan cepat atau lambat akan menimpa mereka, lalu menceraiberaikan mereka di seluruh penjuru bumi, dan setelah itu tidak akan ada yang dapat mengumpulkan mereka kembali!

Apakah umat Muslim yang menamakan diri mereka mujahidin dan mengklaim bahwa mereka adalah Muhajirin dan Ansar tidak mengetahui bahwa jihad terbaik adalah jihad di sisi al-Mahdi, hijrah terbaik adalah hijrah menuju al-Mahdi, dan pertolongan terbaik adalah pertolongan untuk al-Mahdi?! Lalu, mengapa mereka tidak menuju seorang lelaki (dan beliau menunjuk kepada dirinya sendiri) yang tanpa kepura-puraan dan tanpa mengharapkan imbalan mengajak mereka menuju al-Mahdi dan menunjukkan jalan bagi mereka untuk mencapai al-Mahdi, sementara beliau memberikan mereka bukti dari Kitab Allah dan Sunah Nabi-Nya yang mutawatir, menyeru mereka kepada rasionalitas, dan melarang mereka dari kebodohan, taklid, hawa nafsu, dan menanggung semua yang beliau katakan serta menjadi penjaminnya?! Apa yang menghalangi mereka untuk menjawab beliau, dan siapa yang menyibukkan mereka dari bersegera mendatangi beliau?! Bukankah sepantasnya mereka bergegas menuju beliau bahkan jika harus merangkak di atas salju, dan datang kepada beliau dari negeri yang jauh maupun dekat agar bersama dengan beliau bangkit untuk menolong al-Mahdi?! Sementara beliau dengan petunjuknya akan membawa mereka kepada al-Mahdi, dan al-Mahdi dengan pemerintahannya akan membawa mereka kepada cita-cita terbaik mereka; karena al-Mahdi akan menegakkan hukum Allah di tengah mereka dan membawa keadilan mutlak sampai ke sudut-sudut rumah dan kandang-kandang domba mereka. Bahkan al-Mahdi akan membawa mereka ke negeri-negeri yang dijanjikan, di mana susu dan madu mengalir, tanahnya adalah saffron dan kerikilnya adalah berlian dan mutiara. Celakalah orang-orang yang meninggalkan al-Mahdi dan bergabung dengan orang-orang sesat; karena mereka memilih kegelapan daripada cahaya, kebutaan daripada penglihatan, dan kebodohan daripada ilmu, seperti mereka yang menjual Yusuf dengan beberapa dirham yang tidak berharga. Apakah di bawah langit ini tidak ada seorang lelaki berilmu dan di atas bumi ini tidak ada seorang perempuan bijaksana yang mendengar seruan Mansur dan bangkit untuk menolong al-Mahdi?! Celakalah dunia yang di dalamnya ada pendukung bagi setiap beruang dan penolong bagi setiap setan, tetapi tidak ada pendukung bagi al-Mahdi dan tidak ada penolong bagi orang yang menyeru kepada beliau! Apakah orang-orang yang menolong penyeru kepada diri mereka sendiri dengan jiwa dan harta mereka, tetapi meninggalkan penyeru kepada al-Mahdi, tidak percaya pada hari Kiamat?! Hari ketika bumi memuntahkan jasad mereka sehingga mereka berdiri di pengadilan keadilan Allah dan menjawab pertanyaan-Nya tentang pengkhianatan besar ini; karena mereka mengabaikan penyeru kepada Allah dan justru menjawab penyeru kepada Iblis, dan dengan perbuatan mereka itu mereka merusak tatanan dunia dan memutuskan rantai alam. Maka hukuman mereka di dunia adalah berkuasanya orang-orang jahat atas mereka yang memenggal kepala laki-laki mereka dan mengundi perempuan mereka, dan hukuman mereka di Akhirat adalah api yang menyala yang dapat melelehkan batu dan menghanguskan mereka.

↑[1] . Al-‘Ankabut/ 3
Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan; memberi tahu orang lain tentang pengetahuan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini:
Jika Anda fasih dalam bahasa lain, terjemahkan konten ini ke bahasa tersebut dan kirimkan terjemahan Anda kepada kami untuk diterbitkan di situs web. [Formulir Terjemahan]