Senin, 24 Agustus 2026 / 11 Rabiul Awal 1448 H
Mansur Hasyimi Khorasani

 Pertanyaan baru: Para Imam Ahlul Bait tidak pernah mengambil emas untuk diri mereka sendiri walaupun hanya seberat satu mitsqal selama mereka masih hidup. Bagaimana mungkin makam-makam mereka dipenuhi dengan emas?! Klik di sini untuk membaca jawaban. Ucapan baru: Sebuah ucapan yang sangat penting dan mencerahkan dari Yang Mulia beliau tentang syarat bagi kemunculan al-Mahdi. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Tanya Jawab
 

Baru-baru ini aku melihat seorang Arab meminum air kencing unta sebagai obat. Dia mengeklaim bahwa hal itu merupakan Sunah Nabi dan dia mengutip kitab-kitab Sunni dan Syiah. Hal itu membuatku merasa heran! Bagaimana mungkin dalam kitab-kitab Sunni dan Syiah disebutkan bahwa air kencing unta itu suci dan dapat menyembuhkan penyakit?

Meminum air kencing unta bukan Sunah; karena hal itu bukan sesuatu yang disyariatkan oleh Rasulullah (Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wasallam). Melainkan, itu merupakan metode pengobatan masyarakat padang pasir dalam pengobatan tradisional yang biasa direkomendasikan oleh para tabib Arab kepada sebagian pasien, dan Rasulullah (Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wasallam) mengizinkan mereka melakukannya dalam keadaan darurat, dan jelas bahwa dalam kondisi darurat seseorang boleh mengonsumsi segala sesuatu, tanpa menganggap hal itu sebagai Sunah; sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: ﴿فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ[1]; “Maka barang siapa terpaksa karena keadaan darurat untuk melakukan sesuatu yang dilarang, bukan karena sengaja berbuat dosa, maka sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Namun, tidak mengherankan bahwa Allah menjadikan air kencing unta sebagai penyembuh bagi sebagian penyakit; karena Dia juga menjadikan kesembuhan bagi sebagian penyakit pada hal-hal yang lebih tidak menyenangkan, seperti racun ular dan sengatan kalajengking; terlebih lagi jika mengingat bahwa unta di padang pasir mengonsumsi air yang kaya akan garam mineral dan tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat. Oleh karena itu, tidak mustahil terdapat khasiat penyembuhan dalam air kencing unta. Bahkan, kemungkinan adanya khasiat penyembuhan di dalamnya bisa jadi lebih besar daripada adanya khasiat penyembuhan pada sebagian obat-obatan kimia baru yang umum digunakan, dengan kemasan yang indah dan menipu, yang diproduksi semata-mata karena dorongan ekonomi dan keuntungan. Pada hakikatnya, kesembuhan hanya berasal dari Allah; Dia meletakkannya pada apa saja yang Dia kehendaki. Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

↑[1] . Al-Ma’idah/ 3
Pusat Informasi Kantor Mansur Hasyimi Khorasani Bagian menjawab pertanyaan
Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan; memberi tahu orang lain tentang pengetahuan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini:
Ajukan Pertanyaan
Pengguna yang terhormat! Anda dapat menuliskan pertanyaan terkait pendapat Yang Mulia Allamah Mansur Hasyimi Khorasani (semoga Allah melindunginya) pada formulir di bawah ini dan mengirimkannya kepada kami untuk dijawab di bagian ini.
Perhatian: Nama Anda mungkin akan ditampilkan sebagai penulis pertanyaan ini di situs web.
Perhatian: Dikarenakan tanggapan kami akan dikirimkan ke alamat email Anda dan tidak akan dipublikasikan di situs web, maka penting untuk menuliskan alamat email Anda dengan benar.