أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ الْبَلْخِيُّ، قَالَ: كُنْتُ مَعَ الْمَنْصُورِ الْهَاشِمِيِّ الْخُرَاسَانِيِّ فِي مَسْجِدٍ، فَسَمِعَ رَجُلًا يَدْعُو اللَّهَ تَعَالَى فَيَقُولُ: «يَا مَنْ يُؤْتِي مَنْ لَا يَسْأَلُهُ وَمَنْ لَا يَعْرِفُهُ تَحَنُّنًا مِنْهُ وَرَحْمَةً»، فَأَخَذَهُ الْبُكَاءُ ثُمَّ قَالَ: كَذَلِكَ اللَّهُ رَبُّنَا، يُؤْتِي مَنْ لَا يَسْأَلُهُ وَمَنْ لَا يَعْرِفُهُ وَمَنْ يَسْأَلُ غَيْرَهُ، يَأْتِي إِلَى شَجَرٍ فَيَسْأَلُهُ، فَيُؤْتِيهِ اللَّهُ تَعَالَى، فَيَنْصَرِفُ وَهُوَ يَقُولُ: «آتَانِيَ الشَّجَرُ»، وَأَنَّى لِلشَّجَرِ أَنْ يُؤْتِيَهُ؟! أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ.
Terjemahan ucapan:
Abdullah bin Muhammad al-Balkhi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku bersama Mansur Hasyimi Khorasani di dalam sebuah masjid, kemudian beliau mendengar seorang lelaki berdoa kepada Allah Ta’ala dengan mengucapkan: “Wahai Dzat yang memberi kepada orang yang tidak meminta kepada-Nya dan kepada orang tidak mengenal-Nya, karena kasih sayang dan rahmat-Nya.” Maka beliau menangis dan kemudian berkata: “Demikianlah Allah, Tuhan kita; Dia memberi kepada orang yang tidak meminta kepada-Nya, kepada orang yang tidak mengenal-Nya, dan bahkan kepada orang yang meminta kepada selain-Nya; dia datang kepada sebuah pohon kemudian memintanya, kemudian Allah Ta’ala memberinya, kemudian dia pergi sambil berkata: ‘Pohon itu telah memberiku’, dan bagaimana mungkin pohon itu memberinya sesuatu?! Mereka itulah orang-orang yang lalai.”
Penjelasan ucapan:
Untuk membaca penjelasan hikmah yang bercahaya ini, rujuk Tanya Jawab 86 dalam situs bahasa Arab.