Kamis, 19 Februari 2026 / 1 Ramadan 1447 H
Selamat datang bulan suci Ramadan.
Mansur Hasyimi Khorasani
 Ucapan baru: Sebuah ucapan dari Yang Mulia dalam menjelaskan nilai hikmah (kebijaksanaan) dan celaan terhadap orang-orang yang tidak mengambil manfaat darinya. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pertanyaan baru: Bagaimana pandangan Islam terhadap taqlid (mengikuti secara buta)? Klik di sini untuk membaca jawaban. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Ucapan
 

1 . أَخْبَرَنَا صَالِحُ بْنُ مُحَمَّدٍ السَّبْزَوَارِيُّ، قَالَ: سَمِعْتُ الْمَنْصُورَ الْهَاشِمِيَّ الْخُرَاسَانِيَّ يَقُولُ: الْغُسْلُ الْوُضُوءُ الْأَكْبَرُ، قُلْتُ: إِنَّهُمْ يَقُولُونَ لَا يُجْزِي عَنِ الْوُضُوءِ إِلَّا الْغُسْلُ مِنَ الْجَنَابَةِ! قَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ! أَيُجْزِي الْغُسْلُ مِنَ الْجَنَابَةِ، وَلَا يُجْزِي الْغُسْلُ مِنَ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ؟! أَفَلَا يَعْقِلُونَ؟!

Terjemahan ucapan:

Salih bin Muhammad as-Sabzawari mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Mansur Hasyimi Khorasani berkata: “Ghusl adalah wudu yang paling besar.” Aku berkata: “Mereka mengatakan bahwa yang dapat menggantikan wudu hanyalah ghusl janabah!” Beliau berkata: “Subhanallah! Apakah ghusl janabah dapat menggantikan wudu, tetapi ghusl karena hadas yang lebih kecil tidak dapat menggantikannya?! Tidakkah mereka berpikir?!”

2 . أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْهَرَوِيُّ، قَالَ: سَمِعْتُ الْعَالِمَ يَقُولُ: الْوُضُوءُ بَعْدَ الْغُسْلِ بِدْعَةُ الْمُتَكَلِّفِينَ.

Terjemahan ucapan:

Muhammad bin Abdurahman al-Harawi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar ulama berkata: “Berwudu setelah ghusl adalah bid‘ah orang-orang yang berlebih-lebihan.”

3 . أَخْبَرَنَا حَمْزَةُ بْنُ جَعْفَرٍ الْقُمِّيُّ، قَالَ: كُنْتُ أَتَوَضَّأُ بَعْدَ الْغُسْلِ لِمَا أَجِدُ فِي نَفْسِي، فَأَرَدْتُ أَنْ أَسْأَلَهُ فَنَسِيتُ، فَلَمَّا دَخَلْتُ عَلَيْهِ قَالَ لِي: لَعَلَّكَ تَتَوَضَّأُ بَعْدَ الْغُسْلِ! قُلْتُ: نَعَمْ، وَأَرَدْتُ أَنْ أَسْأَلَكَ فَنَسِيتُ! قَالَ: فَلَا تَفْعَلْ، فَإِنْ أَبَيْتَ إِلَّا أَنْ تَفْعَلَ، فَتَوَضَّأْ قَبْلَ الْغُسْلِ لَا بَعْدَهُ، فَإِنَّ الْوُضُوءَ بَعْدَ الْغُسْلِ إِسْرَافٌ، وَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ.

Terjemahan ucapan:

Hamzah bin Ja‘far al-Qomi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku biasa berwudu setelah ghusl karena apa yang ada di dalam hatiku, maka aku ingin bertanya kepada Yang Mulia tentang hal itu, tetapi aku lupa, kemudian ketika aku masuk menemuinya, beliau berkata kepadaku: “Barangkali engkau berwudu setelah ghusl!” Aku berkata: “Benar, dan aku ingin bertanya kepadamu tentang hal itu tetapi aku lupa!” Beliau berkata: “Jangan lakukan itu. Jika engkau tetap ingin melakukannya, maka berwudulah sebelum ghusl, bukan sesudahnya; karena berwudu setelah ghusl adalah pemborosan, dan Allah tidak menyukai orang-orang yang boros.”

4 . أَخْبَرَنَا ذَاكِرُ بْنُ مَعْرُوفٍ الْخُرَاسَانِيُّ، قَالَ: أَتَيْتُ الْمَنْصُورَ قَبْلَ الزَّوَالِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ لِأُصَاحِبَهُ إِلَى الصَّلَاةِ، فَقَالَ لِي: تَرَبَّصْ سَاعَةً حَتَّى أَغْتَسِلَ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ، فَلَمْ أَزَلْ مَشْغُولًا مُنْذُ أَصْبَحْتُ، فَذَهَبَ إِلَى الْمُتَوَضَّئِ فَتَوَضَّأَ وُضُوءَ الصَّلَاةِ، ثُمَّ ذَهَبَ إِلَى الْمُغْتَسَلِ، فَقُلْتُ لَهُ: جُعِلْتُ فِدَاكَ، أَغُسْلٌ بَعْدَ الْوُضُوءِ؟! قَالَ: وَمَا يَمْنَعُنِي مِنْ ذَلِكَ؟! هَلْ هُوَ إِلَّا نُورٌ عَلَى نُورٍ؟! ثُمَّ دَخَلَ الْمُغْتَسَلَ وَأَغْلَقَ الْبَابَ، فَنَادَانِي مِنْ وَرَاءِ الْبَابِ: إِلَّا غُسْلَ الْجَنَابَةِ! إِلَّا غُسْلَ الْجَنَابَةِ!

Terjemahan ucapan:

Zakir bin Ma’ruf al-Khorasani mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku datang menemui Mansur sebelum tergelincir matahari pada hari Jum’at untuk menemani beliau pergi salat, maka beliau berkata kepadaku: “Tunggulah sebentar sampai aku ghusl untuk hari Jum’at, karena sejak pagi aku sibuk.” Kemudian beliau pergi ke tempat wudu dan berwudu seperti wudu untuk salat; kemudian beliau pergi ke tempat ghusl, maka aku berkata: “Aku rela berkorban untukmu, ghusl setelah wudu?!” Beliau berkata: “Apa yang menghalangiku melakukan itu? Bukankah itu hanya cahaya di atas cahaya?!” Kemudian beliau masuk ke tempat ghusl dan menutup pintu, lalu beliau memanggilku dari balik pintu: “Kecuali ghusl janabah! Kecuali ghusl janabah!”

Penjelasan ucapan:

Untuk membaca penjelasan atas ucapan-ucapan yang murni ini, silakan merujuk pada Tanya Jawab 81 dalam situs bahasa Arab.

Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan; memberi tahu orang lain tentang pengetahuan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini:
Jika Anda fasih dalam bahasa lain, terjemahkan konten ini ke bahasa tersebut dan kirimkan terjemahan Anda kepada kami untuk diterbitkan di situs web. [Formulir Terjemahan]