Rabu, 18 Februari 2026 / 30 Sya’ban 1447 H
Hilal bulan Ramadan belum terlihat.
Mansur Hasyimi Khorasani
 Ucapan baru: Sebuah ucapan dari Yang Mulia dalam menjelaskan nilai hikmah (kebijaksanaan) dan celaan terhadap orang-orang yang tidak mengambil manfaat darinya. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pertanyaan baru: Bagaimana pandangan Islam terhadap taqlid (mengikuti secara buta)? Klik di sini untuk membaca jawaban. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Ucapan
 

أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ الْقَاسِمِ الطِّهْرَانِيُّ، قَالَ: سَأَلْتُ الْمَنْصُورَ عَنِ الصَّلَاةِ فِي الطَّيَّارَةِ، فَقَالَ: اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ وَكَبِّرْ، ثُمَّ اسْتَقْبِلْ حَيْثُ تَسْتَقْبِلُ الطَّيَّارَةُ، وَلَا تُصَلِّ فِيهَا مَكْتُوبَةً إِلَّا وَأَنْتَ خَائِفٌ، قُلْتُ: أُصَلِّي فِيهَا جَالِسًا؟ قَالَ: تُصَلِّي قَائِمًا أَبَدًا، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبِكَ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَبِالْإِيمَاءِ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَبِالنِّيَّةِ، وَهَذَا كَقَوْلِ الْحَدَّادِ لِفَتَاهُ: مُتْ وَأَنْتَ نَافِخٌ!

Terjemahan ucapan:

Hasan bin Qasim at-Tehrani mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku bertanya kepada Mansur tentang salat di dalam pesawat, maka beliau berkata: “Hadapkanlah dirimu ke kiblat dan bertakbirlah, kemudian hadaplah ke arah mana saja pesawat menghadap, dan janganlah engkau melaksanakan salat wajib di dalamnya kecuali dalam keadaan takut (waktunya akan terlewat)!” Aku berkata: “Apakah aku salat di dalamnya dalam keadaan duduk?” Beliau berkata: “Engkau salat dalam keadaan berdiri, dan jika engkau tidak mampu, maka dengan duduk, dan jika engkau tidak mampu, maka dengan berbaring miring, dan jika engkau tidak mampu, maka dengan isyarat, dan jika engkau tidak mampu, maka dengan niat, dan ini seperti perkataan seorang pandai besi (dalam peribahasa yang terkenal) yang berkata kepada muridnya: ‘Matilah sambil meniup!’”

Penjelasan ucapan:

Yang beliau (Hafizhahullah Ta‘ala) maksud dengan perkataan pandai besi kepada muridnya adalah sebuah peribahasa Persia yang terkenal; mereka berkata: «بمير و بدم», yang maknanya, “lakukanlah semampumu”, peribahasa ini memiliki kisah tersendiri yang tidak perlu disebutkan di sini. Untuk membaca penjelasan lebih lanjut, rujuklah Tanya Jawab 72 dalam situs bahasa Arab.

Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan; memberi tahu orang lain tentang pengetahuan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini:
Jika Anda fasih dalam bahasa lain, terjemahkan konten ini ke bahasa tersebut dan kirimkan terjemahan Anda kepada kami untuk diterbitkan di situs web. [Formulir Terjemahan]