Minggu, 25 Januari 2026 / 6 Sya’ban 1447 H
Mansur Hasyimi Khorasani
 Ucapan baru: Empat belas ucapan dari Yang Mulia tentang berkabung atas Ahlul Bait Nabi (Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wasallam) serta hukum-hukumnya. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pertanyaan baru: Bagaimana pandangan Islam terhadap taqlid (mengikuti secara buta)? Klik di sini untuk membaca jawaban. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Ucapan
 

أَخْبَرَنَا أَبُو إِبْرَاهِيمَ السَّمَرْقَنْدِيُّ، قَالَ: كُنْتُ مَعَ الْمَنْصُورِ الْهَاشِمِيِّ الْخُرَاسَانِيِّ، فَدَخَلَ مَسْجِدًا لِيُصَلِّيَ فِيهِ، فَرَأَى شَابًّا يَبْكِي فِي زَاوِيَةٍ وَتَجْرِي دُمُوعُهُ عَلَى خَدَّيْهِ، فَوَقَفَ عَلَيْهِ وَقَالَ: مَا يُبْكِيكَ يَا عَبْدَ اللَّهِ؟! إِنْ كُنْتَ تَبْكِي عَلَى الدُّنْيَا فَإِنَّهَا ذَاهِبَةٌ، تَبْكِي أَوْ لَا تَبْكِي، وَإِنْ كُنْتَ تَبْكِي لِلْآخِرَةِ فَإِنَّهَا آتِيَةٌ، تَبْكِي أَوْ لَا تَبْكِي! قَالَ الشَّابُّ: إِنَّمَا أَبْكِي لِحَيْرَتِي فِي الدِّينِ! قَدْ رُفِعَتْ رَايَاتٌ وَلَا أَدْرِي أَيًّا مِنْ أَيٍّ، فَأَخَافُ أَنْ أَجْحَدَ حَقًّا أَوْ أُصَدِّقَ بَاطِلًا، فَأَكُونَ مِنَ الضَّالِّينَ! قَالَ الْمَنْصُورُ: ﴿إِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ[1]، فَمَا يَمْنَعُكَ مِنْ دُعَاءِ الْمُنِيبِينَ؟ قَالَ: وَمَا دُعَاءُ الْمُنِيبِينَ؟ قَالَ: قُلْ عَقِبَ كُلِّ صَلَاةٍ:

اللَّهُمَّ اسْلُكْ بِيَ الطَّرِيقَةَ الْمُثْلَى، وَاجْعَلْنِي عَلَى مِلَّتِكَ أَمُوتُ وَأَحْيَى، وَوَفِّقْنِي إِذَا اشْتَكَلَتْ عَلَيَّ الْأُمُورُ لِأَهْدَاهَا، وَإِذَا تَشَابَهَتِ الْأَعْمَالُ لِأَزْكَاهَا، وَإِذَا تَنَاقَضَتِ الْمِلَلُ لِأَرْضَاهَا، وَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَأَرِنِي الْحَقَّ حَقًّا فَأَتَّبِعَهُ، وَالْبَاطِلَ بَاطِلًا فَأَجْتَنِبَهُ، وَلَا تَجْعَلْهُ عَلَيَّ مُتَشَابِهًا فَأَتَّبِعَ هَوَايَ بِغَيْرِ هُدًى مِنْكَ، وَاجْعَلْ هَوَايَ تَبَعًا لِطَاعَتِكَ، وَخُذْ رِضَا نَفْسِكَ مِنْ نَفْسِي، وَاهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ.

قَالَ أَبُو إِبْرَاهِيمَ: فَمَا أَعْجَبَنِي إِلَّا أَنِّي رَأَيْتُ الشَّابَّ بَعْدَ أَشْهُرٍ فِي جَمَاعَةٍ مِنْ أَصْحَابِنَا، فَقُلْتُ لَهُ: أَتَعْرِفُنِي؟ قَالَ: نَعَمْ، أَنْتَ الَّذِي كُنْتَ مَعَ الْمَنْصُورِ فِي الْمَسْجِدِ إِذْ عَلَّمَنِي دُعَاءَ الْمُنِيبِينَ! قُلْتُ: نَعَمْ، وَمَا هَدَاكَ لِهَذَا؟ قَالَ: هَدَانِيَ اللَّهُ بِذَلِكَ الدُّعَاءِ! كُنْتُ يَوْمًا فِي الْمَسْجِدِ أَدْعُو بِهِ، فَسَمِعْتُ رَجُلَيْنِ مِنْ وَرَائِي يَخْتَصِمَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا لِلْآخَرِ: مَا أَنْصَفَ النَّاسُ! جَاءَهُمْ رَجُلٌ دَعَاهُمْ إِلَى مُحَمَّدعُمَرَ فَأَجَابُوهُ، ثُمَّ جَاءَهُمْ رَجُلٌ دَعَاهُمْ إِلَى أَبِي بَكْرٍ الْبَغْدَادِيِّ فَأَجَابُوهُ، ثُمَّ جَاءَهُمْ رَجُلٌ دَعَاهُمْ إِلَى الْمَهْدِيِّ فَلَمْ يُجِيبُوهُ! لَا وَاللَّهِ مَا كَانَ ذَلِكَ بِإِنْصَافٍ! فَارْتَعَدَتْ فَرَائِصِي، فَأَقْبَلْتُ عَلَيْهِ وَقُلْتُ: مَنْ ذَا الَّذِي دَعَا النَّاسَ إِلَى الْمَهْدِيِّ فَلَمْ يُجِيبُوهُ؟! قَالَ: رَجُلٌ خُرَاسَانِيٌّ يُقَالُ لَهُ الْمَنْصُورُ! قُلْتُ: وَأَيْنَ يُوجَدُ هَذَا الرَّجُلُ؟ قَالَ: لَا أَدْرِي، وَلَكِنْ هُنَا رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِهِ يَدُلُّكَ عَلَيْهِ إِنْ وَجَدَ فِيكَ خَيْرًا، فَلَقِيتُهُ فَدَلَّنِي عَلَى الْمَنْصُورِ، فَعَلِمْتُ أَنَّهُ هُوَ الَّذِي عَلَّمَنِي دُعَاءَ الْمُنِيبِينَ فَأَجَابَهُ اللَّهُ تَعَالَى!

Terjemahan ucapan:

Abu Ibrahim as-Samarqandi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Aku bersama Mansur Hasyimi Khorasani. Beliau memasuki sebuah masjid untuk melaksanakan salat. Kemudian beliau melihat seorang pemuda sedang menangis di sebuah sudut, air matanya mengalir di kedua pipinya. Maka beliau berdiri di dekatnya dan berkata: “Apa yang membuatmu menangis, wahai hamba Allah?! Jika engkau menangisi dunia, maka sesungguhnya dunia itu pasti lenyap baik engkau menangis ataupun tidak, dan jika engkau menangisi Akhirat, maka sesungguhnya ia pasti datang baik engkau menangis ataupun tidak!” Pemuda itu berkata: “Aku menangis karena kebingunganku dalam agama! Telah dikibarkan berbagai panji (di setiap sudut), dan aku tidak tahu panji yang mana milik siapa. Maka aku takut jika aku mengingkari suatu kebenaran atau membenarkan suatu kebatilan, sehingga aku termasuk orang-orang yang sesat!” Mansur berkata: “‘Sesungguhnya, Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada-Nya bagi siapa yang kembali (kepada-Nya).’ Maka apa yang menghalangimu untuk berdoa dengan doa orang-orang yang kembali kepada Allah?” Pemuda itu berkata: “Apakah doa orang-orang yang kembali kepada Allah?” Beliau berkata: “Ucapkanlah setelah setiap salat:

Ya Allah, tuntunlah aku menempuh jalan yang paling lurus dan jadikanlah aku mati dan hidup di atas agama-Mu. Anugerahkanlah kepadaku taufik untuk mengamalkan yang paling benar di antara berbagai urusan ketika urusan-urusan itu menjadi sulit bagiku, amal yang paling suci ketika amal-amal menjadi membingungkan, serta agama yang paling Engkau ridhai ketika berbagai agama saling bertentangan. Limpahkanlah salawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Perlihatkanlah kepadaku kebenaran sebagai kebenaran, lalu anugerahkanlah kepadaku kemampuan untuk mengikutinya dan perlihatkanlah kebatilan sebagai kebatilan, lalu anugerahkanlah kepadaku kemampuan untuk menjauhinya. Janganlah Engkau jadikan kebenaran dan kebatilan serupa bagiku sehingga aku mungkin mengikuti hawa nafsuku tanpa petunjuk dari-Mu. Jadikanlah hawa nafsuku tunduk kepada ketaatan kepada-Mu, ambillah keridaan-Mu dari diriku, dan tunjukilah aku dengan izin-Mu kepada kebenaran dalam perkara-perkara yang diperselisihkan, sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus.”

Abu Ibrahim berkata: Beberapa bulan kemudian, tidak ada yang lebih membuatku takjub selain aku melihat pemuda itu berada di antara sahabat kami. Kemudian aku berkata kepadanya: “Apakah engkau mengenalku?” Dia menjawab: “Ya, engkau adalah orang yang bersama Mansur di masjid ketika beliau mengajarkanku doa orang-orang yang kembali kepada Allah!” Aku berkata: “Ya. Apa yang membimbingmu ke jalan ini?” Dia berkata: “Allah membimbingku melalui doa itu! Suatu hari, aku berada di masjid dan sedang berdoa dengan doa tersebut. Kemudian aku mendengar dua orang di belakangku sedang berdebat. Salah seorang dari mereka berkata kepada yang lain: ‘Betapa tidak adilnya manusia! Seorang lelaki datang kepada mereka dan mengajak mereka kepada Muhammad Umar, lalu mereka mengikutinya, kemudian datang seorang lelaki lain yang mengajak mereka kepada Abu Bakar al-Baghdadi, maka mereka mengikutinya, kemudian datang seorang lelaki yang mengajak mereka kepada al-Mahdi, tetapi mereka tidak mengikutinya! Demi Allah, ini bukanlah sikap yang adil!’ Maka tubuhku gemetar. Kemudian aku mendekatinya dan berkata: ‘Siapakah orang yang mengajak manusia kepada al-Mahdi namun mereka tidak mengikutinya?!’ Dia berkata: ‘Seorang lelaki dari Khorasan yang bernama Mansur!’ Aku berkata: ‘Di manakah lelaki itu berada?’ Dia berkata: ‘Aku tidak tahu, tetapi di sini ada seorang dari para pendamping beliau yang dapat menunjukkanmu kepada beliau jika dia melihat kebaikan padamu.’ Maka aku menemuinya dan dia menunjukkanku kepada Mansur. Kemudian aku menyadari bahwa beliau adalah orang yang telah mengajarkanku doa orang-orang yang kembali kepada Allah, dan Allah Ta’ala mengabulkannya!”

↑[1] . Ar-Ra‘d/ 27
Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan; memberi tahu orang lain tentang pengetahuan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini:
Jika Anda fasih dalam bahasa lain, terjemahkan konten ini ke bahasa tersebut dan kirimkan terjemahan Anda kepada kami untuk diterbitkan di situs web. [Formulir Terjemahan]