Selasa, 6 Oktober 2026 / 24 Rabiul Akhir 1448 H
Mansur Hasyimi Khorasani

● Pertanyaan baru: Para Imam Ahlul Bait tidak pernah mengambil emas untuk diri mereka sendiri walaupun hanya seberat satu mitsqal selama mereka masih hidup. Bagaimana mungkin makam-makam mereka dipenuhi dengan emas?! Klik di sini untuk membaca jawaban.● Ucapan baru: Sebuah ucapan yang sangat penting dan mencerahkan dari Yang Mulia beliau tentang syarat bagi kemunculan al-Mahdi. Klik di sini untuk membaca.● Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca.● Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.● Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca.● Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca.● Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading
Pelajaran
 
Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sesuai dengan perintah-Nya.
Hadis-Hadis Sahih dari Ahlul Bait Tentangnya

Hadis No. 29

“Jika bumi tanpa seorang Imam, pasti ia akan tenggelam.”

رَوَى مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ بَابَوَيْهِ [ت381ه‍] فِي «عِلَلِ الشَّرَائِعِ»[1]، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي رَحِمَهُ اللَّهُ، قَالَ: حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ أَبِي الْخَطَّابِ وَالْهَيْثَمُ بْنُ أَبِي مَسْرُوقٍ النَّهْدِيُّ، عَنْ أَبِي دَاوُدَ سُلَيْمَانَ بْنِ سُفْيَانَ الْمُسْتَرِقِّ، عَنْ أَحْمَدَ بْنِ عُمَرَ الْحَلَّالِ، عَنْ أَبِي الْحَسَنِ -يَعْنِي عَلِيَّ بْنَ مُوسَى الرِّضَا- قَالَ:

قُلْتُ: تَبْقَى الْأَرْضُ بِغَيْرِ إِمَامٍ؟ فَإِنَّا نُرَوَّى عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ -يَعْنِي جَعْفَرَ بْنَ مُحَمَّدٍ الصَّادِقَ- عَلَيْهِ السَّلَامُ أَنَّهُ قَالَ: «لَا تَبْقَى إِلَّا أَنْ يَسْخَطَ اللَّهُ عَلَى الْعِبَادِ»، فَقَالَ: «لَا، لَا تَبْقَى، لَوْ بَقِيَتْ إِذًا لَسَاخَتْ» -وَفِي رِوَايَةٍ أُخْرَى[2] قَالَ:- «مَعَاذَ اللَّهِ، لَا تَبْقَى سَاعَةً، إِذًا لَسَاخَتْ».

Terjemahan:

Muhammad bin Ali bin Babawayh [w. 381 H] meriwayatkan dalam kitab Ilal al-Syara’i (dengan redaksi sebagai berikut), dia berkata: Ayahku (semoga Allah memberikan rahmat kepadanya) meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sa‘d bin Abdullah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Husain bin Abi al-Khattab dan Haitsam bin Abi Masruq an-Nahdi meriwayatkan kepada kami, dari Abu Dawud Sulaiman bin Sufyan al-Mustariq, dari Ahmad bin Umar al-Hallal yang berkata:

Aku berkata kepada Abu al-Hasan, yaitu Ali bin Musa ar-Ridha: “Apakah bumi akan tetap ada meskipun tanpa seorang Imam? Karena diriwayatkan kepada kami dari Abu Abdullah, yaitu Ja’far bin Muhammad as-Shadiq (Alaihis Salam) bahwa beliau berkata: ‘Tidak akan ada kecuali Allah murka kepada hamba-hamba.’” Beliau berkata: “Tidak, ia tidak akan ada. Jika tetap ada, maka pasti ia akan tenggelam” dan dalam riwayat lain beliau berkata: “Na’udzu billah! Ia tidak akan ada walau hanya satu jam. Jika demikian, pasti ia akan tenggelam.”

Penguat No. 1

وَرَوَى مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ الصَّفَّارُ [ت290ه‍] فِي «بَصَائِرِ الدَّرَجَاتِ»[3]، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ -وَفِي «عِلَلِ الشَّرَائِعِ»[4] وَ«عُيُونِ أَخْبَارِ الرِّضَا»[5]: عَبَّادُ بْنُ سُلَيْمَانَ- عَنْ سَعْدِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ أَحْمَدَ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِي الْحَسَنِ الرِّضَا عَلَيْهِ السَّلَامُ قَالَ -فَذَكَرَ مِثْلَهُ.

Terjemahan:

Selain itu, Muhammad bin Hasan as-Saffar [w. 290 H] meriwayatkan dalam kitab Basa’ir al-Darajat, dia berkata: Muhammad bin Sulaiman dalam Ilal al-Syara’I, dan Abbad bin Sulaiman dalam Uyun Akhbar ar-Ridha, meriwayatkan kepada kami dari Sa‘d bin Sa‘d, dari Ahmad bin Umar, dari Abu al-Hasan ar-Ridha (Alaihis Salam) yang berkata, kemudian dia meriwayatkan hadis yang serupa.

Penguat No. 2

وَرَوَى مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ الْكُلَيْنِيُّ [ت329ه‍] فِي «الْكَافِي»[6]، قَالَ: حَدَّثَنِي الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُعَلَّى بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنِ الْوَشَّاءِ، قَالَ: سَأَلْتُ أَبَا الْحَسَنِ الرِّضَا عَلَيْهِ السَّلَامُ: هَلْ تَبْقَى الْأَرْضُ بِغَيْرِ إِمَامٍ؟ قَالَ: «لَا»، قُلْتُ: إِنَّا نُرَوَّى أَنَّهَا لَا تَبْقَى إِلَّا أَنْ يَسْخَطَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى الْعِبَادِ، قَالَ: «لَا تَبْقَى، إِذًا لَسَاخَتْ».

Terjemahan:

Selain itu, Muhammad bin Ya’qub al-Kulaini [w. 329 H] meriwayatkan dalam kitab al-Kafi, dia berkata: Husain bin Muhammad meriwayatkan kepadaku, dari Mu’alla bin Muhammad, dari Wasysya’ yang berkata: Aku bertanya kepada Abu al-Hasan ar-Ridha (Alaihis Salam): “Apakah bumi akan tetap ada meskipun tanpa Imam?” Beliau berkata: “Tidak.” Aku berkata: “Diriwayatkan kepada kami bahwa ia tidak akan ada kecuali Allah murka kepada hamba-hamba” Beliau berkata: “Ia tidak akan ada. Jika demikian, pasti ia akan tenggelam.”

Penguat No. 3

وَرَوَى مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ الْكُلَيْنِيُّ [ت329ه‍] فِي «الْكَافِي»[7]، قَالَ: حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عِيسَى، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْفُضَيْلِ، عَنْ أَبِي الْحَسَنِ الرِّضَا عَلَيْهِ السَّلَامُ قَالَ: قُلْتُ لَهُ: أَتَبْقَى الْأَرْضُ بِغَيْرِ إِمَامٍ؟ قَالَ: «لَا»، قُلْتُ: فَإِنَّا نُرَوَّى عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَلَيْهِ السَّلَامُ أَنَّهَا لَا تَبْقَى بِغَيْرِ إِمَامٍ إِلَّا أَنْ يَسْخَطَ اللَّهُ تَعَالَى عَلَى أَهْلِ الْأَرْضِ أَوْ عَلَى الْعِبَادِ، فَقَالَ: «لَا، لَا تَبْقَى، إِذًا لَسَاخَتْ».

Terjemahan:

Selain itu, Muhammad bin Ya’qub al-Kulaini [w. 329 H] meriwayatkan dalam kitab al-Kafi, dia berkata: Ali bin Ibrahim meriwayatkan kepadaku, dari Muhammad bin Isa, dari Muhammad bin Fudhail yang berkata: Aku berkata kepada Abu al-Hasan ar-Ridha (Alaihis Salam): “Apakah bumi akan tetap ada meskipun tanpa seorang Imam?” Beliau menjawab: “Tidak.” Aku berkata: “Diriwayatkan kepada kami dari Abu Abdillah (Ja’far bin Muhammad as-Shadiq) (Alaihis Salam) bahwa ia tidak akan ada kecuali Allah murka kepada penduduk bumi atau kepada hamba-hamba.” Beliau berkata: “Ia tidak akan ada. Jika demikian, pasti ia akan tenggelam.”

Penguat No. 4

وَرَوَى مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ الصَّفَّارُ [ت290ه‍] فِي «بَصَائِرِ الدَّرَجَاتِ»[8]، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ إِسْمَاعِيلَ، عَنِ الْعَبَّاسِ بْنِ مَعْرُوفٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ مَهْزِيَارَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْهَيْثَمِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْفُضَيْلِ، عَنْ أَبِي الْحَسَنِ الرِّضَا عَلَيْهِ السَّلَامُ، قَالَ: قُلْتُ لَهُ: يَكُونُ الْأَرْضُ بِلَا إِمَامٍ فِيهَا؟ قَالَ: «لَا، إِذًا سَاخَتْ بِأَهْلِهَا».

Terjemahan:

Selain itu, Muhammad bin Hasan as-Saffar [w. 290 H] meriwayatkan dalam kitab Basa’ir al-Darajat, dia berkata: Muhammad bin Ali bin Ismail meriwayatkan kepada kami, dari Abbas bin Ma’ruf, dari Ali bin Mahziyar, dari Muhammad bin Haitsam, dari Muhammad bin Fudhail yang berkata: Aku berkata kepada Abu al-Hasan ar-Ridha (Alaihis Salam) : “Apakah bumi akan tetap ada meskipun tanpa seorang Imam di atasnya?” Beliau berkata: “Tidak. Jika demikian, ia akan menelan penduduknya.”

Penguat No. 5

وَرَوَى مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ بَابَوَيْهِ [ت381ه‍] فِي «كَمَالِ الدِّينِ وَتَمَامِ النِّعْمَةِ»[9]، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي وَمُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ الْحِمْيَرِيُّ، عَنْ أَحْمَدَ بْنِ هِلَالٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جَنَاحٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ الْجَعْفَرِيِّ قَالَ: سَأَلْتُ أَبَا الْحَسَنِ الرِّضَا عَلَيْهِ السَّلَامُ فَقُلْتُ: أَتَخْلُو الْأَرْضُ مِنْ حُجَّةٍ؟ فَقَالَ: «لَوْ خَلَتْ مِنْ حُجَّةٍ طَرْفَةَ عَيْنٍ لَسَاخَتْ بِأَهْلِهَا».

Terjemahan:

Selain itu, Muhammad bin Ali bin Babawayh [w. 381 H] meriwayatkan dalam kitab Kamal al-Din wa Tamam al-Ni‘mah, dia berkata: Ayahku dan Muhammad bin Hasan meriwayatkan kepada kami, mereka berkata: Abdullah bin Ja’far al-Himyari meriwayatkan kepada kami, dari Ahmad bin Hilal, dari Sa‘id bin Janah, dari Sulaiman al-Ja’fari yang berkata: Aku bertanya kepada Abu al-Hasan ar-Ridha (Alaihis Salam): “Apakah bumi akan tetap ada meskipun tanpa hujjah?” Beliau berkata: “Jika ia tetap ada tanpa hujjah bahkan untuk sekejap mata saja, ia pasti akan menelan penduduknya.”

Penguat No. 6

وَرَوَى مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ بَابَوَيْهِ [ت381ه‍] فِي «كَمَالِ الدِّينِ وَتَمَامِ النِّعْمَةِ»[10]، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي وَمُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَا: حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى بْنِ عُبَيْدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ أَبِي الْخَطَّابِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْفُضَيْلِ، عَنْ أَبِي حَمْزَةَ الثُّمَالِيِّ، عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَلَيْهِ السَّلَامُ قَالَ: قُلْتُ لَهُ: أَتَبْقَى الْأَرْضُ بِغَيْرِ إِمَامٍ؟ قَالَ: «لَوْ بَقِيَتِ الْأَرْضُ بِغَيْرِ إِمَامٍ سَاعَةً لَسَاخَتْ».

Terjemahan:

Selain itu, Muhammad bin Ali bin Babawayh [w. 381 H] meriwayatkan dalam kitab Kamal al-Din wa Tamam al-Ni‘mah, dia berkata: Ayahku dan Muhammad bin Hasan meriwayatkan kepada kami, mereka berkata: Sa‘d bin Abdullah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Isa bin Ubaid dan Muhammad bin Husain bin Abi al-Khattab meriwayatkan kepada kami, dari Muhammad bin Fudhail, dari Abu Hamzah ats-Tsumali yang berkata: Aku berkata kepada Abu Abdullah (Ja’far bin Muhammad as-Shadiq) (Alaihis Salam): “Apakah bumi akan tetap ada meskipun tanpa seorang Imam?” Beliau berkata: “Jika bumi tetap ada meskipun tanpa seorang Imam bahkan hanya sekedar satu jam, pasti ia akan tenggelam.”

Penguat No. 7

وَرَوَى مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ بَابَوَيْهِ [ت381ه‍] فِي «كَمَالِ الدِّينِ وَتَمَامِ النِّعْمَةِ»[11]، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي وَمُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَا: حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى بْنِ عُبَيْدٍ، عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ زَكَرِيَّا بْنِ مُحَمَّدٍ الْمُؤْمِنِ، عَنْ أَبِي هُرَاسَةٍ، عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ -يَعْنِي مُحَمَّدَ بْنَ عَلِيٍّ الْبَاقِرَ- عَلَيْهِ السَّلَامُ قَالَ: «لَوْ أَنَّ الْإِمَامَ رُفِعَ مِنَ الْأَرْضِ سَاعَةً لَمَاجَتْ بِأَهْلِهَا كَمَا يَمُوجُ الْبَحْرُ بِأَهْلِهِ».

Terjemahan:

Selain itu, Muhammad bin Ali bin Babawayh [w. 381 H] meriwayatkan dalam kitab Kamal al-Din wa Tamam al-Ni‘mah, dia berkata: Ayahku dan Muhammad bin Hasan meriwayatkan kepada kami, mereka berkata: Sa‘d bin Abdullah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Isa bin Ubaid meriwayatkan kepada kami, dari Abu Abdullah Zakariya bin Muhammad al-Mu’min, dari Abu Hurasah, dari Abu Ja’far, yaitu Muhammad bin Ali al-Baqir (Alaihis Salam) yang berkata: “Jika seorang Imam diangkat dari bumi bahkan hanya selama satu jam, niscaya ia akan mengguncang penduduknya, sebagaimana lautan mengguncang isi di dalamnya.”

↑[1] . Ilal al-Shara’i‘ oleh Ibnu Babawayh, vol. 1, hal. 197 dan 198
↑[2] . Kamal al-Din Wa Tamam al-Ni‘mah oleh Ibnu Babawayh, hal. 202
↑[3] . Basa’ir al-Darajat oleh as-Saffar, hal. 509
↑[4] . Ilal al-Shara’i‘ oleh Ibnu Babawayh, vol. 1, hal. 198
↑[5] . Uyun Akhbar al-Rida oleh Ibnu Babawayh, vol. 1, hal. 246
↑[6] . Al-Kafi oleh al-Kulaini, vol. 1, hal. 179
↑[7] . Al-Kafi oleh al-Kulaini, vol. 1, hal. 179
↑[8] . Basa’ir al-Darajat oleh as-Saffar, hal. 508
↑[9] . Kamal al-Din Wa Tamam al-Ni‘mah oleh Ibnu Babawayh, hal. 204
↑[10] . Kamal al-Din Wa Tamam al-Ni‘mah oleh Ibnu Babawayh, hal. 202
↑[11] . Kamal al-Din Wa Tamam al-Ni‘mah oleh Ibnu Babawayh, hal. 202
Bagikan
Bagikan konten ini dengan teman-teman dan kenalan Anda untuk membantu menyebarkan pengetahuan.
Email
Telegram
Facebook
Twitter
✔️ Untuk mendukung kami secara finansial, klik di sini.
Anda juga bisa membaca konten ini dalam bahasa berikut ini: