Jum’at, 26 Juni 2026 / 11 Muharam 1448 H
Mansur Hasyimi Khorasani

 Pertanyaan baru: Apa alasan Mansur Hasyimi Khorasani menggunakan panji-panji hitam? Klik di sini untuk membaca jawaban. Ucapan baru: Sebuah ucapan yang sangat penting dan mencerahkan dari Yang Mulia beliau tentang syarat bagi kemunculan al-Mahdi. Klik di sini untuk membaca. Surat baru: Sebuah kutipan dari surat Yang Terhormat untuk salah satu pendamping beliau, di mana beliau menasihatinya dan memperingatkannya agar takut kepada Allah. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web. Pelajaran baru: Pelajaran dari Yang Mulia tentang fakta bahwa bumi tidak pernah kosong dari seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan menyeluruh tentang agama, yang telah Allah tunjuk sebagai khalifah, imam, dan pembimbing di atasnya sesuai dengan perintah-Nya; Ayat-ayat Al Qur’an tentangnya; Ayat no. 16. Klik di sini untuk membaca. Artikel baru: Artikel “Sebuah ulasan buku Kembali ke Islam karya Mansur Hasyimi Khorasani” ditulis oleh “Sayyed Mohammad Sadeq Javadian” telah terbit. Klik di sini untuk membaca. Kunjungi beranda untuk membaca konten paling penting di situs web.
loading

apakah hukum Islam harus tetap ditangguhkan dan tidak dilaksanakan? ... Apakah ini kekacauan?”[1] Apakah Bapak sekarang mempertanyakan dasar pemikiran dari kedua kelompok ini, yang telah berdiri selama lebih dari seribu tahun?!

Profesor: Ya, itu benar. Yang telah menghilangkan pemerintahan manusia sempurna dari daftar sistem politik yang nyata adalah ilusi tak berdasar bahwa pemerintahannya tidak dapat dicapai oleh manusia, atau dengan kata lain, pendiriannya berada di luar kendali manusia! Tetapi sungguh, mengapa?! Untuk alasan apa?! Dengan bukti ilmiah apa hal ini dianggap mustahil bagi manusia untuk mencapai pemerintahannya, dan dalam sumber agama mana mereka terbebas dari tanggung jawab atas hal ini?! Bukankah ini hanya kesalahpahaman yang tragis dan kesalahan besar seperti ribuan kesalahpahaman dan kesalahan lainnya yang telah tersebar dan mengakar di antara manusia?!

Profesor diam sejenak, lalu berkata: Mereka yang bersikeras bahwa Al-Mahdi belum lahir, dan tidak melihat peran mereka dalam keberadaannya, dan menunggu hal itu terjadi secara kebetulan, tidak menyadari bahwa keberadaan Al-Mahdi bukanlah suatu hal yang kebetulan dan tidak mengikuti hukum probabilitas. Melainkan, sebuah rencana ilahi yang mengikuti hukum Allah yang tidak berubah,

↑[1] . Velayat-e Faqih oleh Ruhollah Khomeini, hal. 30